Gfr8GSYiGSYoGfAiBSOlGUO9Gd==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

BI Papua Gandeng LSH Hidayatullah Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal Bersertifikasi BNSP


HALAL.ICU --
Bank Indonesia Provinsi Papua kembali menghadirkan rangkaian kegiatan Festival Cenderawasih 2026 yang diarahkan untuk memperkuat sektor UMKM, pariwisata, investasi, dan digitalisasi sebagai penopang pertumbuhan ekonomi daerah. 

Salah satu agenda yang menjadi bagian dari festival tersebut adalah pelatihan dan sertifikasi kompetensi BNSP bagi Juru Sembelih Halal yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna BI Papua, Kota Jayapura, pada 8–10 Juni 2026.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara BI Papua dan Lembaga Sembelih Halal (LSH) Hidayatullah. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang penyembelihan halal sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang terus berkembang di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, LSH Hidayatullah menghadirkan dua instruktur dari pengurus pusat, yakni KH Nanang Hanani dan Ustadz Muhammad Syarif. Keduanya memberikan materi terkait standar penyembelihan halal, aspek syariat, hingga kompetensi teknis yang dibutuhkan oleh juru sembelih halal profesional.

KH Nanang Hanani menjelaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi tersebut diarahkan untuk melahirkan tenaga penyembelih yang memiliki integritas dan kemampuan sesuai standar kompetensi yang berlaku.

"Dari pelatihan dan sertifikasi ini menyiapkan juru sembelih yang amanah, profesional, kompeten dan dalam rangka menguatkan ekonomi syariah dan ekosistem halal," ujar Nanang.

Menurutnya, kebutuhan terhadap tenaga juru sembelih halal yang memahami tata cara penyembelihan sesuai ketentuan syariat semakin meningkat. Hal tersebut sejalan dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi produk halal.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya penguatan rantai pasok halal yang melibatkan berbagai aspek, mulai dari proses produksi hingga distribusi. Melalui sertifikasi kompetensi BNSP, peserta diharapkan memiliki pengakuan kompetensi yang dapat mendukung implementasi standar halal di berbagai sektor usaha.

Kegiatan tersebut sekaligus meneguhkan sinergi antara pengembangan ekonomi daerah dan penguatan sektor halal yang menjadi bagian dari agenda Festival Cenderawasih 2026 di Papua.

HASAN AFDHAL

Type above and press Enter to search.