JAKARTA -- Pihak Chikaranomoto Holding yang merupakan perusahaan induk Ippudo membuka diri terhadap masukan dari publik yang sudah mencicipi Ramen Mania dan ke depannya mereka tidak menutup kemungkinan Ramen Mania akan dikembangkan cabangnya keluar Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan dalam konteks kehadiran Ramen Mania sebagai restoran ramen halal pertama yang dikembangkan oleh Chikaranomoto Holding setelah lebih dari satu dekade mengelola merek Ippudo di Indonesia.
Sejak pertama kali membuka gerai Ippudo di Mall Pacific Place Jakarta, restoran ramen tersebut dikenal menyajikan menu non-halal, sehingga selama bertahun-tahun komunitas Muslim di Indonesia menghadapi keterbatasan dalam menikmati produk ramen dari merek tersebut.
Dalam rentang waktu tersebut, permintaan untuk menghadirkan restoran ramen yang sepenuhnya halal terus diterima oleh Ippudo. Respons atas permintaan tersebut diwujudkan melalui pembukaan Ramen Mania sebagai unit usaha baru yang terpisah dari konsep Ippudo.
Seluruh menu yang disajikan di Ramen Mania telah memperoleh sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Proses peracikan menu dilakukan melalui dapur riset Chikaranomoto Holding dengan penggunaan bahan baku impor maupun lokal yang telah dipastikan kehalalannya.
CEO Chikaranomoto Holdings Co, Ltd, Tomoyuki Yamane, menyampaikan bahwa Ramen Mania dikembangkan untuk memenuhi permintaan terhadap ramen halal, khususnya di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian gerai pertama Ramen Mania di Lippo Mall Nusantara Jakarta pada Kamis (22/1/2026).
Cita Rasa Standar Ramen Jepang
Dalam kesempatan yang sama, Tomoyuki Yamane menyampaikan bahwa cita rasa ramen yang dihadirkan tetap mengacu pada standar ramen Jepang. Ia menjelaskan bahwa apabila konsep Ramen Mania diterapkan di Jepang, produk tersebut dinilai dapat diterima oleh konsumen lokal karena karakter rasanya sejalan dengan ramen yang beredar di negara asalnya.
Chikaranomoto Holding sendiri telah beroperasi sejak 1985 di Fukuoka, Jepang. Selama periode tersebut, perusahaan mengembangkan berbagai jenis ramen dengan bahan dasar daging sapi, ayam, rusa, serta seafood, sebelum akhirnya melakukan eksplorasi ramen berbahan halal.
Di Indonesia, pasar ramen halal dinyatakan masih memiliki ruang pertumbuhan, seiring dengan tren meningkatnya popularitas ramen. Data Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia mencatat pertumbuhan jumlah restoran ramen sebesar 37 persen pada periode 2023 hingga 2025.
Managing Director Ramen Mania Indonesia, Amanda Sihombing, menyampaikan bahwa Ramen Mania menyasar segmen anak muda dan keluarga, dengan harga menu ramen mulai dari Rp 39 ribu per porsi.
Menu yang ditawarkan meliputi ramen berkuah Shiro, Kuro, dan Aka, serta pilihan dry ramen, spicy dry ramen, menu fusion, hidangan nasi, sushi, dan makanan pembuka.


